PeristiwaHeadline

Disiplin ASN: Pondasi Pelayanan Prima dan Sorotan Wagub Sultra

×

Disiplin ASN: Pondasi Pelayanan Prima dan Sorotan Wagub Sultra

Sebarkan artikel ini
FB IMG 1752194610076

KENDARI, suarakendari.com-Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Pada Kamis pagi (10/7/2025), Wagub Hugua melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Tenggara, sebuah langkah yang menegaskan pentingnya budaya kerja dan kepemimpinan internal dalam menciptakan pelayanan publik yang berkualitas.

Sidak yang dimulai tepat pukul 07.31 WITA ini diawali dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur. Dalam kesempatan tersebut, Wagub Hugua didampingi oleh Asisten II Sekretariat Daerah Sultra, Staf Ahli Gubernur, serta sejumlah pejabat teknis terkait, menunjukkan keseriusan dalam pengawasan ini.

Disiplin Pegawai: Cerminan Kualitas Pelayanan

Sorotan utama Wagub Hugua dalam arahannya kepada para ASN Bapenda adalah tingkat kehadiran pegawai dalam apel pagi yang jauh dari harapan, hanya mencapai sekitar 35 persen dari total 100 pegawai. Angka ini menjadi indikasi awal yang memprihatinkan terkait lemahnya budaya disiplin.

“Disiplin adalah fondasi dari pelayanan publik yang berkualitas dan harus menjadi bagian dari budaya kerja ASN,” tegas Wagub Hugua. Ia menyoroti bahwa masih banyak pegawai yang terlihat belum bersiap mengikuti apel dan masih duduk-duduk di teras saat dirinya tiba. Hal ini, menurutnya, menunjukkan bahwa sistem pengawasan dan kepemimpinan internal belum berjalan optimal.

“Saya datang pukul 07.31, mereka masih duduk-duduk. Begitu saya muncul, baru apel dimulai. Ini menandakan bahwa sistem tidak berjalan sebagaimana mestinya,” kritiknya.

Wagub meminta Bapenda untuk segera melakukan pembenahan manajemen secara internal, tanpa mencari kambing hitam dari pihak luar. Baginya, perbaikan harus dimulai dari diri sendiri, dari kedisiplinan setiap individu pegawai. “Kita datang saja sudah tidak disiplin, lalu mau memperbaiki apa? Mulai dulu dari internal,” ujarnya lugas.

Tinjauan Kondisi Fisik Kantor dan Pengawasan Berkelanjutan

Selain aspek kedisiplinan, Wagub Hugua juga turut meninjau kondisi fisik kantor Bapenda. Ia menilai bahwa Kantor Bapenda masih tergolong baik dibandingkan beberapa Kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain yang sebelumnya telah ia tinjau.

Dalam catatan khusus Wagub, Kantor Dinas Perikanan, Perindustrian dan Perdagangan, serta Koperasi menjadi tiga OPD dengan kondisi fisik paling memprihatinkan. “Saya sudah catat kantor mana saja yang kondisinya paling buruk. Kantor Perikanan yang terburuk, disusul Perindag dan Koperasi. Sementara kantor lainnya masih relatif baik,” jelasnya.

Menutup arahannya, Wakil Gubernur menegaskan bahwa sidak serupa akan terus dilakukan secara berkala, tidak hanya di pagi hari, tetapi juga pada siang hari, bahkan saat jam pulang kantor. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa ASN benar-benar berdedikasi terhadap tugas dan pelayanan, bukan sekadar mengejar jam kerja.

“Selama kedisiplinan belum menjadi gaya hidup ASN, kami akan terus melakukan pengawasan. Yang kami nilai bukan hanya kehadiran, tapi juga kualitas manajemen dan kepemimpinan di tiap OPD,” pungkas Wagub Hugua. Ia menambahkan bahwa catatan khusus justru tertuju pada perbaikan manajemen dan penguatan leadership internal.

“Kepemimpinan internal inilah yang harus dibenahi agar sistem berjalan dengan baik dan disiplin bisa menjadi budaya,” tegas Wakil Gubernur.

Langkah-langkah tegas Wagub Hugua ini diharapkan dapat menjadi cambuk bagi seluruh jajaran ASN di Sulawesi Tenggara untuk terus meningkatkan kualitas diri dan pelayanan demi terciptanya birokrasi yang bersih, profesional, dan melayani. Sk

Dilarang Copy Berita dari Website ini