KENDARI, suarakendari.com– Petugas Karantina Sulawesi Tenggara (Sultra) di Satuan Pelayanan Bandara Halu Oleo Kendari melakukan pemeriksaan terhadap empat ekor reptil jenis gecko yang akan dikirim dari Kendari menuju Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari prosedur karantina untuk memastikan satwa yang dilalulintaskan dalam kondisi sehat dan telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi maupun teknis yang berlaku.
Dalam proses pemeriksaan, petugas melakukan verifikasi dokumen serta pemeriksaan fisik terhadap seluruh gecko yang akan dikirim. Langkah ini dilakukan guna mencegah potensi penyebaran hama dan penyakit hewan yang dapat berdampak terhadap ekosistem maupun kesehatan masyarakat.
Ketua Tim Kerja Bidang Karantina Hewan, Nichlah Rifqiah, mengatakan pengawasan lalu lintas satwa, termasuk reptil seperti gecko, menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan hayati Indonesia.
“Setiap media pembawa, baik hewan, ikan, maupun tumbuhan, wajib melalui pemeriksaan karantina sebelum dilalulintaskan. Ini adalah langkah preventif untuk memastikan komoditas yang keluar dari suatu wilayah dalam kondisi aman dan sehat,” ujar Nichlah.
Ia menegaskan, karantina memiliki peran strategis dalam mencegah masuk dan keluarnya organisme pengganggu yang berpotensi merugikan sektor lingkungan, pertanian, maupun kesehatan.
Setelah melalui serangkaian pemeriksaan dan dinyatakan memenuhi persyaratan yang ditetapkan, keempat ekor gecko tersebut diizinkan untuk dilalulintaskan menuju Jakarta sesuai ketentuan yang berlaku.
Karantina Sultra berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan terhadap lalu lintas media pembawa melalui pintu-pintu pemasukan dan pengeluaran, guna melindungi sumber daya alam hayati sekaligus mendukung kelancaran distribusi komoditas yang aman, sehat, dan sesuai regulasi. Ys











