KENDARI, suarakendari.com– Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan wisata edukasi bagi siswa tingkat SMA di Kota Kendari, yang berlangsung di Kompleks Pergudangan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat, Kamis (23/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Perum Bulog Kanwil Sultra menerima kunjungan 30 siswa-siswi dari SMA Negeri 9 Kendari, khususnya Kelas XI. Kunjungan itu bertujuan memberikan pemahaman langsung kepada generasi muda mengenai peran Bulog dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta mendukung program swasembada pangan.
Pemimpin Wilayah Bulog Sultra, Benhur Ngkaimi menjelaskan, kegiatan itu merupakan bagian dari upaya edukasi kepada pelajar terkait pentingnya kemandirian pangan di Indonesia.
“Melalui kegiatan tersebut, kami ingin memberikan wawasan kepada generasi muda tentang bagaimana peran Bulog dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan,” ujar Benhur Ngkaimi.
Ia juga mengungkapkan, secara nasional, Indonesia saat ini telah memiliki stok beras hampir mencapai 5 juta ton. Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya ketahanan pangan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam sesi kunjungan, para siswa mendapatkan penjelasan menyeluruh terkait proses pengadaan beras hingga penyimpanannya di gudang Bulog. Materi yang disampaikan meliputi asal beras, mekanisme pengadaan, hingga sistem pengelolaan stok untuk menjaga stabilitas pasokan pangan.
Benhur menambahkan, stok cadangan beras pemerintah di wilayah Sultra saat ini mencapai sekitar 78 ribu ton. Jumlah tersebut diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga dua tahun ke depan.
Sementara itu, salah seorang siswi kelas XI SMA Negeri 9 Kendari, Risdha M. Marpaung mengaku, kegiatan tersebut memberikan banyak pengetahuan baru.
“Kami jadi tahu bagaimana standar penyimpanan beras di gudang Bulog dan pentingnya peran Bulog dalam menjaga ketersediaan pangan,” ungkapnya.
Kegiatan wisata edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman generasi muda tentang pentingnya ketahanan pangan sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk mendukung program swasembada pangan nasional. Ys











