EnvironmentHeadline

PT Vale Indonesia Siapkan 1 Juta Bibit per Tahun untuk Rehabilitasi Lahan Bekas Tambang

×

PT Vale Indonesia Siapkan 1 Juta Bibit per Tahun untuk Rehabilitasi Lahan Bekas Tambang

Sebarkan artikel ini
IMG 20260722 WA0013

KOLAKA, suarakendari.com — Komitmen menjaga kelestarian lingkungan terus ditunjukkan PT Vale Indonesia Tbk melalui program penghijauan dan rehabilitasi lahan bekas tambang.

Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui fasilitas pembibitan dan persemaian tanaman yang diberi nama Nursery PT Vale Indonesia Tbk, yang berlokasi di Desa Lalonggolosua, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Nursery yang berdiri di atas lahan seluas sekitar lima hektare itu menjadi tempat pembibitan berbagai jenis tanaman hias maupun pohon yang nantinya akan ditanam kembali di area bekas galian tambang.

Supervisor Nursery PT Vale Indonesia Tbk, Alfaras Nur Ramadan mengatakan, seluruh proses pembibitan dan persemaian dilakukan sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam memulihkan serta menjaga kelestarian lingkungan di wilayah operasional pertambangan.

“Tanaman atau pohon yang kami lakukan pembibitan dan persemaian nantinya akan ditanam kembali di lokasi bekas galian tambang. Ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen kami terhadap pelestarian lingkungan,” ujar Alfaras.

Ia menjelaskan, Nursery PT Vale Indonesia Tbk, memiliki kapasitas yang cukup besar, yakni mampu menampung hingga satu juta bibit tanaman setiap tahunnya.

Menurutnya, kegiatan pertambangan dan upaya pelestarian lingkungan harus berjalan beriringan. Karena itu, PT Vale Indonesia Tbk berkomitmen untuk tetap menjaga ekosistem di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Meski melakukan aktivitas pertambangan, kami tetap berkomitmen agar kegiatan tersebut tidak merusak ekosistem di sekitar. Salah satu bentuknya melalui kegiatan pembibitan dan penanaman kembali di area bekas tambang,” jelasnya.

Melalui program tersebut, PT Vale Indonesia Tbk terus berupaya memastikan lahan bekas tambang dapat direhabilitasi dan dikembalikan fungsi ekologisnya secara bertahap. (YUS)

Dilarang Copy Berita dari Website ini