KOLAKA, suarakendari.com— Tim survei jalan terpadu yang terdiri dari berbagai instansi kembali melakukan pemeriksaan lapangan di wilayah Kabupaten Kolaka, Kamis (4/12/2025).
Kegiatan itu merupakan hari kedua pelaksanaan survei terpadu yang menyasar ruas jalan nasional guna memetakan kondisi infrastruktur serta potensi kerawanan lalu lintas jelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Survei melibatkan personel dari Ditlantas Polda Sultra, BPTD Kelas II Wilayah Sultra, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sultra, Jasa Raharja Provinsi Sultra, serta Satlantas Polres Kolaka.
Kehadiran multi-instansi itu memastikan proses pendataan berjalan lebih komprehensif serta menghasilkan rekomendasi yang tepat sasaran.
Direktur Lalu Lintas Polda Sultra Kombes Pol Argowiyono mengatakan dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pendataan langsung di lapangan terkait kondisi jalan, titik rawan kecelakaan, potensi longsor, hingga kemungkinan lokasi rawan banjir.
“Pemeriksaan dilakukan menyusuri jalur yang dianggap memiliki tingkat risiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan,” kata Kombes Pol Argowiyono, pada media, Jumat (5/12/2025).
Dirlantas menambahkan, berdasarkan hasil inventarisasi, tim menemukan 8 titik rawan kecelakaan, 4 titik jalan rusak, dan 5 titik rawan longsor, sementara lokasi rawan banjir tidak ditemukan pada jalur yang disurvei.
“Seluruh temuan itu akan menjadi dasar penyusunan rekomendasi penanganan lintas sektoral sesuai kewenangan masing-masing instansi,” ujarnya.
Kegiatan survei jalan terpadu tersebut menjadi bagian dari komitmen Ditlantas Polda Sultra dan instansi terkait untuk meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, khususnya menjelang periode mobilitas masyarakat yang meningkat pada akhir tahun. Ys











