KENDARI, suarakendari.com– Perguruan Silat Nasional (PSN) Perisai Putih Sulawesi Tenggara sukses menyelenggarakan Kejuaraan Daerah (Kejurda) tingkat provinsi yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 13 hingga 15 Februari 2026. Perhelatan yang berlokasi di Gedung Kehutanan Kota Kendari ini menjadi ajang pembuktian bagi para pesilat tangguh dari berbagai daerah di Bumi Anoa.
Ketua panitia sekaligus pelatih, Riski Angriani, S.I.P., mengungkapkan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang perebutan medali. Fokus utama dari kegiatan ini adalah untuk menjaring bibit-bibit atlet muda berbakat yang nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili perguruan Perisai Putih pada berbagai event prestisius di masa mendatang.
“Kami mencari atlet-atlet yang memiliki teknik dan mental juara. Mereka yang berprestasi di sini akan kami bina lebih lanjut untuk membawa nama besar Perisai Putih di kancah yang lebih luas,” ujar Riski saat ditemui di lokasi pertandingan, Minggu (15/2).
Daftar Juara Kelas Bergengsi
Pertandingan berlangsung sengit, terutama pada kategori putra. Di Kelas F Putra, Syaban yang merupakan atlet PPLP Sultra berhasil menyabet gelar Juara 1 setelah tampil dominan. Posisi Juara 2 diraih oleh Muh. An Nur, atlet berbakat dari SMAN Sampara.
Sementara itu, di Kelas E Putra, dominasi atlet tuan rumah terlihat lewat performa Indra Maulana (atlet Kota Kendari) yang sukses mengamankan podium utama sebagai Juara 1. Ia disusul oleh Dhika Dwi Ceshar Putra dari SMAN 1 Sampara yang harus puas menempati posisi Juara 2.
Kejuaraan ini ditutup secara resmi pada Minggu sore dengan penyerahan medali kepada para pemenang. Dengan selesainya ajang ini, diharapkan regenerasi atlet silat di Sulawesi Tenggara, khususnya di bawah naungan Perisai Putih, terus terjaga dan mampu bersaing di tingkat nasional. (Rsw)











