PeristiwaHeadline

KPP Kendari Lakukan Pencarian Korban Diduga Bunuh Diri di Jembatan Teluk Kendari

×

KPP Kendari Lakukan Pencarian Korban Diduga Bunuh Diri di Jembatan Teluk Kendari

Sebarkan artikel ini
IMG 20250526 WA0021

KENDARI, suarakendari.com-Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, atau yang dikenal sebagai Basarnas Kendari, saat ini tengah melakukan operasi pencarian terhadap seorang individu yang diduga melompat dari Jembatan Teluk Kendari pada Senin malam, 26 Mei 2025.

Kronologi Kejadian

Menurut laporan yang diterima KPP Kendari dari Bapak Mardin pada pukul 19.40 Wita, seorang pria (jenis kelamin belum dikonfirmasi secara resmi, namun disebutkan sebagai laki-laki dalam kronologis) terlihat turun dari sepeda motor bernomor polisi DT 5085 RF.

“Saksi mata melaporkan bahwa pria tersebut terlihat menangis sebelum akhirnya melompat dari jembatan sekitar pukul 19.10 Wita. Warga di sekitar lokasi kejadian segera menghubungi Basarnas Kendari untuk meminta pertolongan,”ungkap Amiruddin, Kepala KPP Kendari.

Tim SAR Dikerahkan

Menanggapi laporan tersebut, Tim Rescue KPP Kendari langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian (LKP) pada pukul 19.55 Wita. Jarak tempuh dari KPP Kendari ke LKP diperkirakan sekitar 17 kilometer. Kondisi cuaca saat operasi pencarian berlangsung adalah berawan.

Unsur dan Peralatan yang Terlibat

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur dan peralatan untuk memaksimalkan upaya penemuan korban. Unsur-unsur yang terlibat antara lain:
* Staf Operasi KPP Kendari
* Rescuer KPP Kendari
* Polairud Polda Sultra
* Lanal Kendari
* KSOP Kendari
* KP3 Kendari
* Kantor Monitoring SHMS PUPR
Sementara itu, alat utama (alut) yang digunakan dalam operasi ini meliputi:
* Rescue Car
* Ambulance
* RIB (Rigid Inflatable Boat)
* Perahu Karet
* Peralatan Selam
* Aquaeye
* Palsar Medis
* Palsar Evakuasi
* Peralatan Komunikasi
* Peralatan Pendukung Keselamatan Lainnya

Perkembangan Selanjutnya

Hingga berita ini diturunkan, data lengkap korban belum dirilis. Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S, menyatakan bahwa perkembangan selanjutnya terkait operasi pencarian ini akan disampaikan secara berkala. Ys

Dilarang Copy Berita dari Website ini