KENDARI, suarakendari.com– Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap seorang pria yang diduga melompat dari Jembatan Teluk Kendari akhirnya ditutup hari ini setelah penemuan jenazah korban.
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban pada Selasa pagi di perairan sekitar gerbang Toronipa.
Jenazah korban, yang diidentifikasi sebagai Muh. Agil Ismail (22), warga Kelurahan Dapu-Dapura, Kecamatan Kendari Barat, ditemukan mengapung pada pukul 06.25 WITA.
Lokasi penemuan sekitar 609 meter arah timur timur laut dari titik awal dugaan kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S., menyatakan bahwa proses evakuasi korban selesai pada pukul 06.30 WITA. Jenazah kemudian langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahterimakan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya korban dalam keadaan meninggal dunia, operasi SAR yang berlangsung selama tiga hari ini dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi ini telah kembali ke kesatuannya masing-masing.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Staf Ops KPP Kendari, Rescuer KPP Kendari, ABK KN. SAR Pacitan, Polair Polda Sultra, Mabes Polair, Lanal Kendari, KSOP Kendari, KP3 Kendari, Kantor Monitoring SHMS PUPR, IEA Sultra, PMI Kendari, dan keluarga korban.
Alat utama yang digunakan dalam pencarian meliputi Rescue Car, Ambulance, KNP 370, RIB, RBB, perahu karet, peralatan selam, Aquaeye, drone thermal, Palsar Medis, Palsar Evakuasi, peralatan komunikasi, serta peralatan pendukung keselamatan lainnya. Selama operasi, kondisi cuaca dilaporkan berawan.
Sk











