KENDARI, suarakendari.com– Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar sosialisasi keselamatan berkendara atau safety riding pada ajang Kendari Mods Mayday 2026 yang berlangsung di eks MTQ Kendari, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan event yang diinisiasi komunitas Vespa dan otomotif di Kota Kendari dengan mengusung tema “Elegance on Wheels”.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sultra, Kompol Martinus Griavinto Sakti, mewakili Direktur Lalu Lintas Polda Sultra, menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh komunitas otomotif yang telah menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat.
“Tema ‘Elegance on Wheels’ memiliki makna yang sangat baik. Elegan bukan hanya tentang tampilan kendaraan, modifikasi, ataupun gaya berkendara, tetapi juga bagaimana menunjukkan etika, kedisiplinan, dan tanggung jawab saat berada di jalan raya,” ujar Kompol Martinus.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sultra menegaskan, keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama karena jalan raya digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Melalui sosialisasi tersebut, Ditlantas Polda Sultra mengajak seluruh komunitas otomotif menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan mematuhi aturan berkendara.
Beberapa poin yang disampaikan di antaranya penggunaan helm standar SNI, tidak melawan arus lalu lintas, tidak berboncengan lebih dari dua orang, melengkapi surat kendaraan, tidak menggunakan knalpot yang mengganggu masyarakat, hingga larangan menggunakan telepon genggam saat berkendara.
Selain itu, Ditlantas Polda Sultra juga mengingatkan pentingnya menerapkan prinsip “TRI SIAP”, yakni Siap Diri, Siap Kendaraan, dan Siap Tertib.
“Siap Diri berarti memastikan kondisi tubuh sehat dan fokus saat berkendara. Siap Kendaraan memastikan kendaraan laik jalan, sedangkan Siap Tertib adalah disiplin mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” jelasnya.
Menurut Kompol Martinus, penerapan prinsip tersebut dapat membantu mencegah kecelakaan lalu lintas sekaligus membangun budaya berkendara yang aman dan beretika di masyarakat.
Ia juga berharap komunitas Vespa dan otomotif di Sultra dapat menjadi contoh positif bagi pengguna jalan lainnya.
“Komunitas yang besar dan solid bukan yang paling ramai di jalan, tetapi yang paling tertib dan menghargai pengguna jalan lainnya,” katanya.
Ditlantas Polda Sultra, lanjut dia, terus mengedepankan pendekatan humanis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di wilayah Sulawesi Tenggara.
“Penegakan hukum yang dilakukan bukan semata-mata untuk penindakan, tetapi sebagai upaya menjaga keselamatan masyarakat. Kami percaya komunitas otomotif merupakan mitra strategis kepolisian dalam menciptakan Kamseltibcarlantas di Sultra,” tutup Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sultra. Ys











