KENDARI, suarakendari.com-Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menghadiri pesta adat Pekande-Kandea dalam rangka syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Kabupaten Buton Tengah (Buteng) di Kantor Bupati Buton Tengah, Labungkari, Kamis (23 Juli 2026) siang.
Mengusung tema “Merawat Tradisi, Menjaga Silaturahmi, Membangun Negeri”, kegiatan ini menjadi momentum mempererat persatuan masyarakat sekaligus memperkuat komitmen membangun daerah melalui pelestarian budaya.
Buteng memperingati usia ke-12 sebagai daerah otonom baru yang dimekarkan pada 2014 bersama Kabupaten Muna Barat dan Kabupaten Buton Selatan.
Dalam rangkaian peringatan hari jadi ketiga daerah tersebut, Gubernur Andi Sumangerukka hadir secara langsung di seluruh kabupaten untuk bertemu dan menyapa masyarakat.
Rangkaian acara diawali dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah tokoh inspiratif daerah yang dinilai berkontribusi di berbagai bidang, mulai dari pariwisata, lingkungan hidup, sosial, kepemudaan, perikanan dan kelautan, ekonomi digital kreatif, literasi hingga inovasi.
Pada kesempatan itu juga dilakukan peluncuran Balai Latihan Kerja (BLK) yang dirangkaikan dengan pelaksanaan pelatihan tahap pertama, serta penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Sultra.
Dalam sambutannya, Bupati Buton Tengah, Azhari, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Sultra yang menghadiri peringatan hari jadi di Buton Tengah, Muna Barat, dan Buton Selatan.
“Beliau menghadiri ketiganya. Tidak memilih salah satunya. Beliau datang sendiri. Patut kita contoh dan patut kita ucapkan terima kasih,” ujar Bupati Buteng.
Bupati Azhari juga memaparkan berbagai pembangunan strategis nasional yang tengah berjalan di Buton Tengah, di antaranya pembangunan rumah sakit yang dijadwalkan mulai beroperasi pekan depan, Sekolah Rakyat yang menunggu peresmian, pembangunan gedung Pengadilan Agama, gudang Bulog, hingga pembangunan sekolah terintegrasi modern yang menggabungkan jenjang SMP dan SMA. Berbagai program tersebut mendapat dukungan dan fasilitasi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.
Sementara itu, Gubernur Andi Sumangerukka mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara telah menetapkan SMAN 1 Gu sebagai sekolah unggulan di Kabupaten Buton Tengah.
Gubernur Andi Sumangerukka menyebut kepala sekolah yang akan memimpin sekolah tersebut dipilih melalui proses seleksi yang diuji langsung olehnya guna memastikan kualitas kepemimpinan pendidikan.
Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa kemajuan Buton Tengah hanya dapat dicapai melalui kerja sama dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Buton Tengah akan menjadi daerah yang maju dengan berbagai program yang disampaikan Pak Bupati tadi. Dibutuhkan kerjasama, kolaborasi antar semua stakeholder yang ada untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada,” kata Gubernur saat memberi sambutan.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan pesta adat Pekande-Kandea sebagai warisan budaya yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
“Mari kita lestarikan budaya ini. Yang bisa menjaga (budaya) adalah kita. Budaya untuk senantiasa mensyukuri (nikmat Allah SWT) dan merawat kebersamaan,” tambahnya.
Pelaksanaan Pekande-Kandea dalam peringatan HUT ke-12 Buton Tengah tidak hanya menjadi wujud rasa syukur atas perjalanan daerah, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan masyarakat dalam menjaga tradisi, memperkuat silaturahmi, serta membangun daerah melalui sinergi antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. (Dokpim).
Foto : Rinto
#AndiSumangerukka
#ASR
#ASR_Hugua
#ASRmembangun
#SultraMajuAmanSejahteraReligius











