KENDARI, suarakendari.com – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menggelar kegiatan Jumat Curhat sebagai wadah komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Lurah Mokoau, Kota Kendari, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan dipimpin Wakil Direktur Polairud Polda Sultra, AKBP Dodik Totok Subiantoro, serta dihadiri perwakilan Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra, pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, dan warga Kelurahan Mokoau.
Mewakili pemerintah setempat, Sekretaris Lurah Mokoau, Musdin, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program Jumat Curhat yang dinilai menjadi sarana efektif bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kami menyambut baik kegiatan ini karena menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, masukan, maupun persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat secara langsung kepada pihak kepolisian,” ujar Musdin.
Sementara itu, AKBP Dodik Totok Subiantoro menjelaskan, Jumat Curhat merupakan program rutin Polri yang dilaksanakan setiap pekan sebagai bentuk kedekatan dengan masyarakat.
“Melalui Jumat Curhat, kami hadir untuk mendengarkan berbagai keluhan, masukan, maupun permasalahan yang dihadapi masyarakat sehingga dapat dicarikan solusi terbaik secara bersama-sama,” kata AKBP Dodik.
Dalam sesi dialog, warga Kelurahan Mokoau memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan. Salah satunya disampaikan Tri Waluyo yang mengapresiasi program tersebut serta berharap kehadiran personel kepolisian di masjid-masjid dapat lebih ditingkatkan guna memberikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat.
Menanggapi hal itu, Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Polda Sultra, Kompol Surahman menjelaskan, jajaran Ditbinmas bersama Bhabinkamtibmas secara rutin melaksanakan program Jumat Keliling di sejumlah masjid untuk memberikan edukasi dan pesan-pesan kamtibmas.
Keluhan lain datang dari Ketua RT 9 Kelurahan Mokoau, Abdul Rahman, terkait masih adanya kelompok pemuda yang kerap membuat keributan hingga larut malam, bahkan sampai sekitar pukul 00.00 Wita.
Menjawab aspirasi tersebut, perwakilan Direktorat Samapta Polda Sultra, AKBP Muhadi Walam mengatakan, pihaknya terus melaksanakan patroli Presisi terpadu baik pada siang maupun malam hari.
“Kami terus melaksanakan patroli rutin dan patroli Presisi secara terpadu. Apabila terdapat gangguan kamtibmas, personel akan segera turun ke lapangan untuk melakukan penanganan,” jelas AKBP Muhadi Walam.
Selain itu, warga bernama Titik Isnawati mengeluhkan maraknya penggunaan knalpot brong yang dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sultra, Kompol Risal Syahrir menegaskan, penindakan terhadap penggunaan knalpot brong menjadi salah satu program prioritas Ditlantas Polda Sultra.
“Kami secara rutin melaksanakan patroli dan penindakan terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot brong. Dalam waktu dekat juga akan dilaksanakan Operasi Patuh Anoa yang salah satu fokusnya adalah penindakan terhadap pelanggaran tersebut,” ungkap Kompol Risal.
Ia menambahkan, Ditlantas Polda Sultra juga telah melakukan pemusnahan sejumlah knalpot brong hasil penindakan sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan ketertiban berlalu lintas dan kenyamanan masyarakat.
Kegiatan Jumat Curhat berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog konstruktif. Melalui program tersebut, Polda Sultra berharap kemitraan antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Sultra. Ys











