KENDARI, suarakendari.com— Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menegaskan pentingnya pembahasan serius terhadap aspirasi masyarakat dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar sesuai kebutuhan warga.
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di Kantor Gubernur Sultra, Senin (4/5/2026).
Dalam arahannya, gubernur mengingatkan seluruh pemangku kepentingan agar tidak menunda penanganan persoalan masyarakat hingga menjadi viral di ruang publik.
“Jangan menunggu viral baru dikerjakan. Infrastruktur jalan dan jembatan, pendidikan, kesehatan, perumahan, dan lain-lain, harus terangkum di musrenbang,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa penggunaan anggaran daerah harus difokuskan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk melayani pimpinan.
“Anggaran fokus melayani masyarakat, bukan melayani pemimpin. Tidak boleh lagi anggaran hanya lebih besar untuk melayani pimpinan,” ujarnya.
Menurutnya, Musrenbang merupakan forum strategis yang harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menyerap aspirasi masyarakat serta merumuskan program pembangunan yang tepat sasaran.
Ia menambahkan, seluruh usulan program harus berbasis pada kondisi riil di lapangan dan menjadi prioritas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
Penegasan ini disampaikan menjelang pelaksanaan Musrenbang Provinsi Sulawesi Tenggara yang dijadwalkan akan dibuka langsung oleh gubernur pada Selasa (5/5/2026). Ys











