HeadlinePeristiwa

BI dan Pemprov Sultra Gelar Sultra Maimo Sharia Fest 2026, Dorong Ekonomi Syariah dan UMKM Halal

×

BI dan Pemprov Sultra Gelar Sultra Maimo Sharia Fest 2026, Dorong Ekonomi Syariah dan UMKM Halal

Sebarkan artikel ini
IMG 20260416 WA0009

KENDARI, suarakendari.com– Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sultra, menggelar Sultra Maimo Sharia Fest 2026 pada 24 hingga 27 April mendatang.

Kegiatan itu, merupakan bagian dari perayaan HUT Sultra ke-62 yang dirancang untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang berkelanjutan di Bumi Anoa.

Kepala Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi menjelaskan, festival tersebut menjadi ruang kolaborasi untuk mendorong kemandirian ekonomi serta pengembangan UMKM halal.

“Kita akan melaksanakan kegiatan ini berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk mendukung ekonomi syariah, termasuk potensi pesantren yang kita miliki,” ujar Edwin Permadi, pada media, Rabu (15/4/2026).

Acara itu akan dilaksanakan di tiga lokasi berbeda, yakni Tugu Religi Kendari (MTQ) sebagai pusat kegiatan, Lippo Plaza Kendari untuk kompetisi busana, dan Pulau Bokori untuk lomba kuliner.

Salah satu fokus unik dalam festival tahun ini adalah kompetisi memasak menu non-beras sebagai bagian dari upaya kampanye pengendalian inflasi daerah.

Selain itu, akan digelar kompetisi Modest Fashion Designer untuk mendukung industri kreatif serta dakwah ekonomi syariah guna meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

Bagi pelaku usaha, panitia menyiapkan zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) serta sesi business matching untuk akses pembiayaan syariah yang lebih luas.

Agenda sosial dan lingkungan juga turut mewarnai festival ini, mulai dari gerakan lelang wakaf, penanaman bakau, hingga Ecoplastic Fest sebagai bentuk kepedulian ekologi.

Penguatan ZISWAF dan digitalisasi transaksi menjadi poin penting yang diusung dalam berbagai talkshow inspiratif selama empat hari pelaksanaan kegiatan.

Melalui semangat “Halal Vibes, Future Rise!”, ajang ini diharapkan mampu menciptakan halal value chain yang inklusif dan modern bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selain itu, terdapat 17 pesantren yang tergabung dalam Himpunan Ekonomi Pesantren (Hebitren) akan dilibatkan untuk memamerkan produk-produk unggulan mereka, mulai dari sektor pertanian hingga pariwisata.

Edwin berharap festival ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi mampu memantik kecintaan masyarakat terhadap produk lokal dan sistem ekonomi syariah.

Dirinya mengajak seluruh masyarakat Sultra, untuk meramaikan seluruh rangkaian acara karena terbuka untuk umum dan penuh dengan peluang edukasi maupun hiburan kreatif. Ys

Dilarang Copy Berita dari Website ini