KENDARI, suarakendari.com – Dalam rangka Hari Keselamatan Berlalu Lintas di Jalan, yang diperingati setiap 19 September serta Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas ke-70 tahun 2025, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) bekerja sama dengan Jasa Raharja dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sultra melaksanakan kegiatan apresiasi bagi wajib pajak yang tertib membayar pajak.
Kegiatan yang digelar pada Jumat (19/9/2025), di Samsat Kota Kendari itu, dihadiri Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sultra Kombes Pol Argowiyono, Kepala Kanwil Jasa Raharja Sultra Nur Akbar, Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan Pendapatan Daerah Samsat Wilayah Kota Kendari Ramlah dan diisi dengan pemberian helm standar SNI kepada para wajib pajak yang telah taat dan disiplin dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor tepat waktu.
Melalui kegiatan itu, Ditlantas Polda Sultra Kombes Pol Argowiyono menyatakan ingin memberikan motivasi dan edukasi kepada masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya tertib administrasi kendaraan sekaligus keselamatan berkendara, sebagai bagian dari upaya mendukung Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) di wilayah Sultra.
Apresiasi tersebut diharapkan dapat menumbuhkan budaya tertib pajak dan keselamatan lalu lintas, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dalam mewujudkan keselamatan di jalan raya.
“Semoga dengan program kolaborasi itu dapat mendukung Kamtibcarlantas dan menekan tingkat kecelakaan yang ada di Sultra khususnya di Kota Kendari,” kata Kombes Argowiyono.
Sementara itu, Kepala Kanwil Jasa Raharja Sultra Nur Akbar menyampaikan pemberian helm itu, bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung keselamatan masyarakat.
“Kami percaya bahwa helm bukan hanya perlengkapan wajib, tetapi juga merupakan perlindungan pertama bagi pengendara motor dari risiko kecelakaan. Dengan pemberian helm secara gratis, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berkendara,” ujar Nur Akbar. Ys











