KENDARI, suarakendari.com – Suasana mencekam menyelimuti Jembatan Teluk Kendari hari ini, sehari menjelang perayaan Idul Adha 1446 H.
Seorang wanita berhijab dan bercadar yang belum diketahui identitasnya, nyaris melakukan percobaan bunuh diri dengan menggendong anaknya dan bersiap melompat dari jembatan ikonik tersebut.
Aksi nekat ini beruntung berhasil digagalkan berkat kesigapan beberapa pengendara dan petugas pemerintah yang kebetulan melintas. Mereka sontak berlarian menghampiri wanita tersebut dan mencegahnya melakukan tindakan yang lebih jauh.
Setelah berhasil diamankan, wanita tersebut sempat pingsan dan segera dibantu dibawa ke dalam mobil warga.
Dalam kondisi masih menangis tergugu bersama anaknya, wanita tersebut kemudian diamankan dan dibawa ke kantor Polsek terdekat untuk penanganan lebih lanjut.
Jembatan Teluk Kendari, Titik Rawan Percobaan Bunuh Diri
Ironisnya, kejadian ini bukanlah yang pertama kali terjadi di Jembatan Teluk Kendari. Tercatat, aksi percobaan bunuh diri yang melibatkan jembatan ini sebagai lokasi telah terjadi sebanyak sembilan kali. Bahkan, sehari sebelumnya, seorang pria asal Konawe Selatan juga ditemukan hendak mengakhiri hidupnya di lokasi yang sama.
Rentetan peristiwa ini menyoroti urgensi penanganan masalah kesehatan mental dan penyediaan dukungan psikologis bagi masyarakat di Kendari. Jembatan Teluk Kendari, yang seharusnya menjadi simbol kemajuan dan konektivitas, kini malah menjadi lokasi yang disalahgunakan untuk mengakhiri hidup.
Peran Penting Kepedulian Lingkungan
Kejadian hari ini kembali menunjukkan pentingnya kepedulian lingkungan dan kesigapan warga dalam menghadapi situasi darurat seperti ini. Tindakan cepat para pengendara dan petugas pemerintah patut diapresiasi karena telah menyelamatkan dua nyawa sekaligus.
Diharapkan pihak berwenang dapat segera mengambil langkah konkret untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di Jembatan Teluk Kendari, baik melalui peningkatan pengawasan maupun penyediaan layanan konseling yang mudah diakses bagi mereka yang membutuhkan. Sk











