HeadlinePeristiwa

Pemprov Sultra Rombak Jajaran Kepala Dinas

×

Pemprov Sultra Rombak Jajaran Kepala Dinas

Sebarkan artikel ini
FB IMG 1748229434984

KENDARI, suarakendari.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) hari ini melakukan perombakan besar-besaran pada jajaran kepala dinas dan pejabat pimpinan tinggi pratama. Langkah ini, menurut Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (ASR), adalah penyegaran birokrasi untuk memperkuat pelayanan publik di daerah.

“Perbaiki pendidikan dan sekolah. Jadikan sekolah yang unggul. Karena kita harus punya unggulan,” ujar ASR usai pelantikan, Senin (26/5/2025).

Berdasarkan Surat Undangan Pelantikan Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor: 000.1.5/3980 tertanggal 23 Mei 2025, terlihat sejumlah pejabat penting bergeser posisi, dan yang menarik, tiga profesor mendapatkan jabatan strategis di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sultra.

Wajah Baru di Pendidikan dan Birokrasi

Salah satu sorotan utama adalah penunjukan Prof. Aris Badara sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), menggantikan Yusmin. Perpindahan ini diharapkan membawa angin segar bagi dunia pendidikan di Sultra, sejalan dengan arahan Gubernur ASR untuk menciptakan sekolah-sekolah unggulan.

Sementara itu, Yusmin, yang sebelumnya menjabat Kadis Dikbud, kini dipercayakan mengisi posisi Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala). Pergantian ini merupakan bagian dari strategi penyegaran dan penguatan fungsi birokrasi di lingkup Pemprov Sultra.

Daftar Lengkap Mutasi dan Rotasi Pejabat

Berikut adalah daftar lengkap mutasi dan rotasi yang diumumkan hari ini:

* Yusmin: Dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjadi Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana.

* Saido: Dari Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana menjadi Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat.

* La Ode Butolo: Dari Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat menjadi Kepala Biro Pemerintahan.

* Iwan Susanto: Dari Kepala Biro Pemerintahan menjadi pelaksana.

* Prof. Andi Khaeruni: Dari Badan Kepegawaian Daerah menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Anak, KB dan Keluarga Berencana (P3AKB).

* Prof. M. Taufiq: Dari Dinas Pertanian menjadi Kepala Dinas Perkebunan.

* Rusdin Emba: Dari Kepala Dinas Perkebunan menjadi Asisten 3.
* Haruna: Dari Asisten 3 menjadi Staf Ahli.

* La Tae: Dari Staf Ahli menjadi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

* Saifuddin: Dari Kepala BPBD menjadi Staf Ahli.

* Nur Saleh: Dari Kepala Perpustakaan menjadi Asisten 1.

* Usnia: Dari Kepala Dinas Kesehatan menjadi Kepala Perpustakaan.

* Muliadi dan Rickzal: Non-job.
Selain itu, sejumlah pejabat lain juga menduduki posisi strategis:

* Dr. dr. Asridah: Kepala Dinas Kesehatan.

* M. Syaiful: Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Bahteramas.

* Dedi Irwanto: Kepala Dinas Kehutanan.

* Sri Rezkina: Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan.

* Hj. Wawan: Kepala Dinas Sosial.

* Andi Syahrir: Kepala Biro Administrasi Pimpinan.

* Umikun Latifah: Kepala Badan Pengelola Barang Jasa dan Pengadaan.

* Andrian: Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik.

* Hasrullah: Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

* Andi Asnawati Ahmad: Kepala Biro Umum.

Mutasi besar ini dinilai sebagai langkah penting untuk mendorong penyegaran birokrasi dan memperkuat sinergi antar OPD dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sultra. Hingga saat ini, proses pengumpulan informasi lengkap terkait pelaksanaan mutasi dan dampaknya bagi dinamika pemerintahan di Sulawesi Tenggara masih terus berlangsung. Sk

Dilarang Copy Berita dari Website ini