PeristiwaHeadline

Keharmonisan Kebhinekaan Budaya dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila

×

Keharmonisan Kebhinekaan Budaya dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila

Sebarkan artikel ini
FB IMG 1748833434345

KENDARI, suarakendari.com-

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 di Sulawesi Tenggara: Kebhinekaan Budaya yang Memperkuat Persatuan Bangsa

Keharmonisan Kebhinekaan Budaya dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 di Sulawesi Tenggara telah meninggalkan jejak yang istimewa dengan sentuhan kebhinekaan budaya. Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M. Ling, memimpin upacara yang berlangsung meriah di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara pada minggu (1/6/2025) lalu. Para pejabat yang hadir turut memeriahkan suasana dengan mengenakan beragam pakaian adat dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara.

Pada peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 di Sulawesi Tenggara, tema nasional yang diusung adalah “Memperkokoh Ideologi Menuju Indonesia Raya.” Tema ini tercermin dalam persatuan dan keberagaman yang ditampilkan dalam acara peringatan tersebut. Kehadiran para pejabat yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara serta nuansa kebhinekaan budaya menjadi simbol kuat dari semangat persatuan yang dijunjung tinggi.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Sulawesi Tenggara tidak hanya dihadiri oleh pejabat dan unsur pemerintahan setempat, namun juga melibatkan Forkopimda, Ketua DPRD, kepala OPD, ASN, unsur TNI/Polri, pelajar, dan berbagai elemen masyarakat lainnya. Kehadiran berbagai kalangan masyarakat dari berbagai lapisan dan profesi turut menegaskan kesatuan dalam perbedaan yang menjadi salah satu kekayaan bangsa.

Acara dimulai dengan pengibaran bendera oleh anggota Paskibraka, yang merupakan simbol dari keutuhan dan kedaulatan negara. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila dan UUD 1945, yang mengingatkan seluruh peserta acara akan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara dan konstitusi Republik Indonesia.

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia turut hadir dalam acara peringatan Hari Lahir Pancasila di Sulawesi Tenggara. Pidato yang disampaikan oleh Kepala BPIP RI memberikan pandangan yang mendalam mengenai pentingnya memperkuat ideologi Pancasila sebagai landasan utama bagi persatuan dan kesatuan bangsa.

Melestarikan Kekayaan Budaya Daerah Melalui Nuansa Adat

Kehadiran nuansa adat dalam peringatan Hari Lahir Pancasila di Sulawesi Tenggara tidak hanya sebagai hiasan semata, namun juga sebagai wujud nyata dari upaya melestarikan kekayaan budaya daerah. Dengan memadukan kebhinekaan budaya dalam perayaan tersebut, masyarakat Sulawesi Tenggara turut berkontribusi dalam menjaga warisan budaya yang menjadi identitas dan kebanggaan daerah.

Memperkuat Semangat Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila yang dipenuhi dengan kebhinekaan budaya, masyarakat Sulawesi Tenggara tidak hanya sekadar merayakan momentum bersejarah tersebut, namun juga memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan menghargai perbedaan dan menyatukan berbagai elemen dalam kehidupan berbangsa, Indonesia semakin kokoh dalam menjaga keutuhan sebagai bangsa yang beragam namun tetap bersatu.

Sk

Dilarang Copy Berita dari Website ini