HeadlinePeristiwa

Ditlantas Polda Sultra Tindak Pelanggar Lalu Lintas Gunakan ETLE Mobile Handheld Presisi

×

Ditlantas Polda Sultra Tindak Pelanggar Lalu Lintas Gunakan ETLE Mobile Handheld Presisi

Sebarkan artikel ini
IMG 20260219 WA0013

KENDARI, suarakendari.com – Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara (Ditlantas Polda Sultra) kini tak lagi hanya mengandalkan kamera statis dalam menindak pelanggaran lalu lintas. Petugas di lapangan telah dibekali perangkat ETLE Mobile Handheld Presisi untuk memperkuat pengawasan di berbagai titik rawan pelanggaran.

Langkah ini merupakan tindak lanjut instruksi Kakorlantas Polri, Agus Suryonugroho, guna memperketat pengawasan di jalan protokol hingga kawasan objek vital.

Penindakan menggunakan ETLE Mobile Handheld Presisi telah dilaksanakan oleh jajaran Ditlantas Polda Sultra, di antaranya Subdit Gakkum Ditlantas,  Satlantas Polres Baubau, Satlantas Polres Konawe Selatan, Satlantas Polres Kolaka, Satlantas Polres Konawe, dan Satlantas Polres Muna.

Dalam pelaksanaannya, personel polisi lalu lintas tampak memotret pengendara yang melakukan pelanggaran di sejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara. Meski dilakukan secara tegas, pendekatan yang diterapkan tetap humanis dengan memberikan edukasi kepada pelanggar agar tidak mengulangi perbuatannya.

Sistem ETLE Mobile Handheld memungkinkan petugas melakukan penindakan langsung di tempat. Adapun sejumlah pelanggaran yang menjadi fokus pengawasan meliputi tidak menggunakan helm atau sabuk pengaman, menggunakan telepon genggam saat berkendara, melawan arus, melanggar rambu berhenti, serta parkir liar.

Direktur Lalu Lintas Polda Sultra Kombes Pol Argowiyono, melalui Kasubdit Gakkum Ditlantas Kompol Martinus Griavinto Sakti menjelaskan pemanfaatan teknologi ini juga bertujuan meminimalisir interaksi langsung antara petugas dan pelanggar guna mencegah potensi pungutan liar.

“Pemanfaatan teknologi harus menjadi instrumen utama dalam membangun sistem lalu lintas yang transparan, terukur, dan berorientasi pada keselamatan. Digitalisasi pengawasan bukan semata soal perangkat, melainkan bagian dari reformasi kultural menuju pelayanan publik yang profesional dan akuntabel,” ujar Kompol Martinus Griavinto Sakti, pada media, Kamis (19/2/2026).

Penggunaan ETLE Mobile Handheld Presisi itu menjadi bagian dari kebijakan strategis Korps Lalu Lintas Polri dalam mendorong modernisasi tata kelola lalu lintas yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta dinamika mobilitas masyarakat.

“Pada pekan depan akan ada tambahan Satlantas Polres jajaran menggunakan ETLE Handheld, yakni Satlantas Polresta Kendari, Satlantas Polres Kolut, Satlantas Polres Bombana dan Satlantas Polres Konut,” ungkap Kasubdit Gakkum.

Dengan penerapan sistem digital tersebut, diharapkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sekaligus menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang lebih baik di wilayah Sultra. Ys

Dilarang Copy Berita dari Website ini