HeadlineHukum

Melawan Petugas, Satu Pencuri Motor di Kendari Ditembak Polisi

×

Melawan Petugas, Satu Pencuri Motor di Kendari Ditembak Polisi

Sebarkan artikel ini
IMG 20260130 WA0009

KENDARI, suarakendari.com – Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal Polresta Kendari menembak satu dari dua tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) karena melawan saat hendak ditangkap.

Tersangka berinisial MA alias P terpaksa dilumpuhkan dengan tindakan tegas dan terukur, sementara satu tersangka lainnya RS alias K berhasil diamankan tanpa perlawanan.

Penangkapan kedua tersangka dilakukan berdasarkan laporan korban yang kehilangan sepeda motornya di lingkungan Mapolresta Kendari. Operasi penangkapan ini merupakan hasil kolaborasi penyidikan Satreskrim Polresta Kendari bersama Unit Reskrim Polsek Ranomeeto.

Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin L.Sengka melalui Kasat Reskrim AKP Welliwanto Malau mengatakan, tersangka MA alias P ditembak karena berusaha melawan petugas dan mencoba melarikan diri saat proses penangkapan berlangsung.

“Pelaku MA melakukan perlawanan aktif dan berupaya kabur, sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur,” kata AKP Welliwanto Malau, melalui pernyataan resminya, pada Jumat (30/1/2026).

Dari hasil pemeriksaan, lanjut AKP Welliwanto, kedua tersangka memiliki peran berbeda dalam menjalankan aksinya. Tersangka MA alias P berperan memantau situasi sekitar lokasi, sementara tersangka RS alias K bertugas melakukan pencurian sepeda motor.

Adapun modus operandi yang digunakan, pelaku menyasar sepeda motor yang terparkir tanpa pengamanan stang. Motor kemudian didorong menjauh, dinyalakan dengan cara menyambung soket, lalu dibawa dan dijual.

“Uang hasil penjualan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta membeli narkotika jenis sabu,” ujar Kasat Reskrim Polresta Kendari.

Kedua tersangka juga mengakui telah melakukan aksi curanmor di 62 tempat kejadian perkara (TKP) yang tersebar di tiga wilayah, yakni 34 TKP di Kota Kendari, 11 TKP di Kabupaten Konawe, dan 17 TKP di Kabupaten Konawe Selatan.

Selain itu, para pelaku mengaku tidak beraksi sendiri. Mereka terlibat bersama sejumlah pelaku lain yang saat ini masih dalam pengembangan dan telah masuk daftar pencarian polisi.

Kasat Reskrim AKP Welliwanto Malau menegaskan pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini hingga seluruh jaringan pelaku berhasil diungkap. Ys

Dilarang Copy Berita dari Website ini