HeadlinePeristiwa

73 Santri Diduga Keracunan, Polisi Kirim Sampel Makanan ke Labfor Polda Sulsel

×

73 Santri Diduga Keracunan, Polisi Kirim Sampel Makanan ke Labfor Polda Sulsel

Sebarkan artikel ini
IMG 20260112 WA0014 1

KENDARI, suarakendari.com– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Kendari menyerahkan sejumlah barang bukti ke Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk dilakukan pemeriksaan toksikologi terkait dugaan keracunan massal di Pesantren Al Manan, yang terjadi pada Minggu malam (11/1/2026).

Penyerahan barang bukti dilakukan, pada Senin (12/1/2026), sekitar pukul 14.30 wita oleh anggota Unit Tipidter Satreskrim Polresta Kendari.

Pemeriksaan itu dilakukan untuk mengungkap penyebab dugaan keracunan makanan yang dialami 73 santri di pesantren tersebut.

Adapun barang bukti yang diserahkan ke Bidlabfor Polda Sulsel meliputi satu bungkus ayam, satu bungkus muntahan korban, satu bungkus sisa makanan tempe goreng, satu bungkus sisa makanan sayur labu santan, satu bungkus sisa makanan nasi, satu bungkus kecap, satu bungkus air keran, satu bungkus bumbu-bumbu masakan dari dapur, serta satu bungkus mie instan.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengatakan pengiriman sampel ini merupakan bagian dari proses penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti peristiwa tersebut.

“Seluruh barang bukti yang diduga berkaitan dengan konsumsi para santri kami serahkan ke Bidlabfor Polda Sulsel guna dilakukan pemeriksaan secara toksikologi,” ujar AKP Welliwanto Malau.

Ia menambahkan, hasil uji laboratorium nantinya akan menjadi dasar bagi penyidik untuk menentukan apakah terdapat kandungan zat berbahaya atau cemaran tertentu pada makanan maupun minuman yang dikonsumsi para korban.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan mengumpulkan keterangan dari pihak-pihak terkait, sembari menunggu hasil resmi pemeriksaan laboratorium forensik. Ys

Dilarang Copy Berita dari Website ini