KONSEL, suarakendari.com – Sebuah insiden kekerasan yang menggegerkan terjadi di Desa Lawisata, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan, Senin siang (9/6/2025).
Seorang wanita tua dilaporkan menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah pria, yang diduga kuat terkait dengan sengketa lahan dengan sebuah perusahaan tambang.
Peristiwa miris ini menimpa korban saat ia berusaha mempertahankan hak atas kebun miliknya yang diduga diserobot oleh pihak perusahaan. Alih-alih mendapatkan penyelesaian yang adil, ia justru berujung pada perlakuan kekerasan fisik.
Video amatir yang merekam aksi kekerasan tersebut, yang diduga diambil oleh pihak keluarga korban, kini telah menyebar luas dan menjadi viral di berbagai platform media sosial.
Rekaman tersebut menunjukkan dengan jelas bagaimana wanita tua tersebut mendapatkan perlakuan kasar dari para pelaku. Tak hanya dirinya, sejumlah wanita lain yang hadir di lokasi kejadian juga nyaris menjadi korban amukan para pelaku.
Kejadian ini sontak memicu kemarahan dan kecaman publik, menyoroti kembali isu sengketa lahan antara masyarakat adat dan perusahaan tambang yang kerap kali berujung pada konflik dan kekerasan. Viralitas video ini diharapkan dapat menarik perhatian pihak berwenang untuk segera mengusut tuntas kasus pengeroyokan ini dan memberikan keadilan bagi korban.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai insiden pengeroyokan di Desa Lawisata ini. Namun, desakan publik untuk menindak tegas para pelaku dan menyelidiki lebih lanjut dugaan penyerobotan lahan oleh perusahaan tambang semakin menguat.
Kasus ini menjadi pengingat pahit tentang rentannya posisi masyarakat lokal di hadapan investasi skala besar, dan betapa pentingnya penegakan hukum yang adil untuk melindungi hak-hak mereka. Sk











