EnvironmentHeadline

Sultra Forum Multi-Stakeholder Perkuat Tata Kelola SDA Berkeadilan, Apa yang Dihasilkan?

×

Sultra Forum Multi-Stakeholder Perkuat Tata Kelola SDA Berkeadilan, Apa yang Dihasilkan?

Sebarkan artikel ini
FB IMG 1747950777656

KENDARI, suarakendari.com– Sebuah langkah progresif diambil oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) hari ini dengan sukses menyelenggarakan Multi-Stakeholder Forum bertema “Tanggung Jawab Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam Tata Kelola Sumber Daya Alam.”

Acara yang berlangsung di salah satu Hotel di Kendari ini menjadi sorotan utama, menandai komitmen Sultra dalam mewujudkan pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Forum penting ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling., dan dihadiri oleh beragam pemangku kepentingan kunci, termasuk perwakilan pemerintah, masyarakat sipil, akademisi, dan dunia usaha. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam isu tata kelola SDA.

Semangat Demokrasi Partisipatif untuk Masa Depan Sultra

Dalam sambutannya yang penuh semangat, Wakil Gubernur Hugua menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh inisiator dan pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan forum ini. Beliau menekankan bahwa forum ini bukan sekadar pertemuan biasa.

“Forum ini adalah wujud dari semangat demokrasi partisipatif, di mana seluruh pemangku kepentingan dapat duduk bersama, saling mendengar, dan membangun agenda bersama demi masa depan daerah yang lebih baik,” ujar Ir. Hugua. Pernyataan ini menggarisbawahi visi pemerintah Sultra untuk melibatkan setiap elemen masyarakat dalam pengambilan keputusan terkait SDA.

Fondasi Tata Kelola SDA yang Transparan dan Inklusif

Pemerintah Provinsi Sultra berharap besar forum ini dapat menjadi wadah dialog yang setara, saling menghormati, dan berorientasi pada solusi nyata. Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, masyarakat sipil, akademisi, dan dunia usaha, diharapkan dapat terbangun fondasi penting dalam memperkuat tata kelola sumber daya alam yang transparan, akuntabel, dan inklusif.

Keterbukaan dan pertanggungjawaban dalam pengelolaan SDA menjadi kunci untuk memastikan bahwa manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Sultra, tanpa terkecuali.

Komitmen Kolektif untuk Kebijakan Berpihak Rakyat

Menutup sambutannya, Wakil Gubernur Hugua menegaskan kembali harapan besar pemerintah terhadap forum ini. “Kami juga berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kolektif dalam menghadirkan kebijakan yang lebih adil, lebih berwawasan lingkungan, dan lebih berpihak kepada masyarakat,” pungkas Ir. Hugua.

Forum Multi-Stakeholder ini diharapkan menjadi langkah awal yang signifikan dalam mewujudkan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara. Ini adalah bukti nyata bahwa Sultra siap bergerak maju menuju masa depan yang lebih baik dengan pengelolaan SDA yang bertanggung jawab. Sk

Dilarang Copy Berita dari Website ini