SUARAKENDARI.COM-Siapa sangka, kulit singkong yang seringkali dianggap remeh, bahkan tak banyak dilirik ilmuwan, bisa menjelma menjadi bahan anti api kelas dunia? Di tangan seorang ilmuwan brilian bernama Randall Hartolaksono, limbah sederhana ini berubah menjadi penemuan revolusioner.
Randall Hartolaksono, arek Suroboyo kelahiran 16 Maret 1956, adalah sosok di balik inovasi pemadam api dari kulit singkong. Kisah penemuan tak terduga ini bermula saat ia menempuh pendidikan di jurusan Teknik Mesin Universitas London pada tahun 1977. Karena nama “Hartolaksono” yang sulit diucapkan, para dosennya akrab memanggilnya “Hart”.
Awalnya, ia dan tim meneliti saripati kulit singkong untuk dijadikan bahan pelumas engsel robot. Namun, sebuah kecelakaan kecil justru membuka jalan menuju penemuan besar. Tanpa sengaja, Randall menumpahkan ramuan tersebut di atas nyala api, dan ajaibnya, api itu padam! Sejak saat itu, di bawah bimbingan Profesor Evans, Randall mendedikasikan dirinya untuk meneliti keampuhan kulit singkong sebagai bahan pemadam api.
Perjalanan Randall tak mudah. Ia menghabiskan 10 tahun riset dengan total biaya mencapai Rp10 miliar untuk menyempurnakan cairan pemadam api dari olahan kulit singkong, khususnya yang efektif untuk memadamkan ledakan gas elpiji.
Hasil jerih payahnya membuahkan hasil gemilang. Produk temuan Randall berhasil meraih sertifikat uji standar dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, dan Australia. Bahkan, produknya telah diakui oleh otoritas negara-negara tersebut dan digunakan di gedung-gedung strategis, salah satunya yang paling prestisius adalah Istana Buckingham di Inggris.
Namun, di balik pengakuan internasional yang membanggakan, tersimpan ironi yang menyayat hati. Meskipun produk Randall Hartolaksono diakui dan digunakan di kancah global, ironisnya, temuan ini belum memenuhi sertifikat uji standar dari Indonesia.
Nasib Randall ini seolah menjadi cerminan bagi sebagian ilmuwan berprestasi Indonesia lainnya yang kerap kali tak mendapatkan pengakuan selayaknya di tanah air sendiri.
Kisah Randall Hartolaksono adalah pengingat bahwa potensi besar seringkali muncul dari hal-hal yang tak terduga, dan bahwa inovasi luar biasa memerlukan dukungan serta pengakuan yang layak, terutama dari negara sendiri. Sk











