Di balik seragam cokelat kebanggaan Korps Bhayangkara, terpancar jelas rasa haru dan kebanggaan dari sosok Aiptu Sisran. PS. Kanit Propam Polsek Laonti, Polres Konawe Selatan (Konsel) ini baru saja berdiri di hadapan pucuk pimpinan Polda Sulawesi Tenggara.
Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, pada Senin (3/11/2025), menambah panjang deretan apresiasi yang ia terima, setelah sebelumnya dianugerahi Hoegeng Award dan Kompolnas Award 2025.
Namun, bukan semata materi atau piala yang membuat dadanya bergetar, melainkan makna di balik pengakuan tersebut: dedikasi tulus untuk masyarakat di ujung tanjung.
Apresiasi tinggi itu diberikan atas inisiatif luar biasa Aiptu Sisran dan jajaran Polsek Laonti dalam menjawab kebutuhan dasar warga. Ia menjadi motor penggerak hadirnya layanan air bersih bagi warga Desa Tanjung Lemo, Laonti, yang selama ini kesulitan.
Tak berhenti di situ, kepeduliannya merambah sektor pendidikan dengan menyediakan rumah singgah yang menjadi harapan baru bagi pelajar dari Desa Cempedak dan Desa Tuetue agar bisa mengenyam bangku sekolah dengan lebih layak.
Saat diwawancarai, Aiptu Sisran menyampaikan ucapan terima kasih mendalam kepada Kapolda Sultra dan seluruh jajaran. Namun, ia buru-buru menepis anggapan bahwa penghargaan itu adalah hasil kerja tunggalnya.
“Penghargaan ini bukan semata hasil kerja pribadi saya, melainkan buah kerja keras, kebersamaan, dan dukungan luar biasa dari seluruh anggota Polsek Laonti,” ujarnya dengan nada rendah hati.
“Ini adalah wujud nyata dari kebersamaan dan gotong royong seluruh personel Polsek Laonti di bawah kepemimpinan Kapolsek, serta bimbingan dan arahan Kapolres Konsel. Ini buah kerja bersama untuk masyarakat Laonti.”tambahnya.
Bagi Aiptu Sisran, penghargaan ini adalah cambuk sekaligus tanggung jawab moral untuk tidak pernah berhenti. Ia berkomitmen untuk terus mengimplementasikan semangat Polri Presisi yang hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat dibutuhkan, tetapi selalu ada dengan keikhlasan dan kepedulian.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik. Semoga apa yang kami lakukan bisa menjadi inspirasi untuk membangun citra Polri yang humanis dan berintegritas,” tambahnya, menegaskan bahwa tugas mulia itu akan terus berlanjut.
Kisah Aiptu Sisran menjadi bukti nyata. Di wilayah terpencil seperti Laonti, kehadiran Polri bukan hanya tentang penegakan hukum, melainkan juga tentang solusi dan empati. Inovasi sederhana yang ia gagas mampu menjawab jeritan masyarakat akan air bersih, listrik, dan akses pendidikan yang layak.
Sebagai penutup, ia memanjatkan doa, “Semoga seluruh jajaran Polsek Laonti dan Polres Konsel senantiasa diberi kekuatan dan petunjuk oleh Allah SWT dalam mengemban amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.”
Kisah ini menegaskan satu hal: bahwa di balik tugas menjaga keamanan, ada hati yang tulus melayani, membuat kehadiran Polisi terasa hangat dan bermanfaat bagi setiap tetes air yang mengalir dan setiap langkah kaki anak-anak menuju rumah singgah pendidikan.
Ys











