KENDARI, suarakendari.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari mengerahkan Tim Rescue untuk memberikan perbantuan dalam Operasi SAR kecelakaan pesawat yang dilaporkan hilang kontak (lost contact) di wilayah pegunungan Maros–Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
Pengerahan tersebut dilakukan setelah Comm Centre KPP Kendari menerima Berita SAR dari Direktur Operasi Basarnas pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 19.00 Wita, terkait permintaan dukungan personel dan peralatan dalam operasi pencarian dan pertolongan yang dipusatkan di wilayah KPP Makassar.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Kamis (22/1/2026) pukul 08.15 Wita, Tim Rescue KPP Kendari diberangkatkan melalui jalur udara menuju Makassar untuk selanjutnya bergabung dan memperkuat pelaksanaan Ops SAR di lokasi kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari Amiruddin mengatakan, tim yang dikirimkan berjumlah 15 personel, terdiri dari 14 rescuer dan 1 orang perawat, guna mendukung aspek pencarian, evakuasi, serta penanganan medis awal apabila ditemukan korban.
“Personel yang diberangkatkan dilengkapi dengan berbagai peralatan pendukung, antara lain peralatan komunikasi, peralatan SAR medis, peralatan SAR gunung dan hutan, peralatan evakuasi di ketinggian, serta perlengkapan keselamatan lainnya,” ujar Amiruddin.
Ia menambahkan, pengiriman tim ini merupakan bentuk komitmen Basarnas dalam memberikan dukungan penuh terhadap operasi pencarian dan pertolongan lintas wilayah, khususnya pada kejadian yang membutuhkan kekuatan personel dan alutsista tambahan.
Operasi SAR kecelakaan pesawat tersebut masih terus berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, guna mempercepat proses pencarian dan memastikan keselamatan seluruh pihak yang terlibat. Ys











