HeadlinePeristiwa

Gubernur Sultra Lantik Pejabat Definitif, Sejumlah Plt Resmi Diganti

×

Gubernur Sultra Lantik Pejabat Definitif, Sejumlah Plt Resmi Diganti

Sebarkan artikel ini
IMG 20260420 WA0013

KENDARI, suarakendari.com– Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan perombakan besar dalam struktur birokrasi dengan melantik dan menetapkan sejumlah pejabat strategis di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra, Senin (20/4/2026).

Langkah itu ditandai dengan dikukuhkannya sejumlah pejabat yang sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) menjadi pejabat definitif di instansi masing-masing.

Andrian resmi dilantik sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sultra setelah sebelumnya menjabat sebagai Plt. Dewi Rosaria Ami juga ditetapkan sebagai Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra, melanjutkan tugasnya yang sebelumnya diemban sebagai Plt.

Di sektor komunikasi dan informatika, Andi Syahrir kini menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sultra setelah sebelumnya mengisi posisi tersebut sebagai Plt.

Penataan juga dilakukan di lingkup sekretariat daerah. Wawan Arianto ditetapkan sebagai Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala), posisi yang sebelumnya juga ia jalankan sebagai Plt. Ia diketahui pernah menjabat sebagai Sekretaris Dinas Sosial Sultra.

Sementara itu, Rajulan dipercaya memimpin Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sultra. Di sektor perhubungan, Fadlansyah menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Sultra.

Pada bidang riset dan perencanaan, J. Robert ditunjuk sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Sultra setelah sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sultra.

Adapun posisi Kepala Bappeda Sultra kini diisi oleh Mustakim, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bappeda Kabupaten Kolaka Timur.

Selain itu, dalam penataan tersebut, Fadlansyah juga dipercaya mengemban tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra menggantikan Asrun Lio yang mengundurkan diri.

Perombakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam memperkuat struktur birokrasi, meningkatkan efektivitas kinerja, serta mendorong percepatan pembangunan di Sultra. Ys

Dilarang Copy Berita dari Website ini