Peristiwa

Pemprov Sultra Gelar Pendampingan Pengarusutamaan Gender Tahun 2026

×

Pemprov Sultra Gelar Pendampingan Pengarusutamaan Gender Tahun 2026

Sebarkan artikel ini
FB IMG 1784258895884

 

KENDARI, suarakendari.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus memperkuat implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Hal tersebut ditandai dengan pembukaan secara resmi Kegiatan Pendampingan Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG) Kewenangan Provinsi Tahun 2026 oleh Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Sultra, Rony Yakob, di Hotel Azizah Syahriah, Kendari, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai upaya meningkatkan kapasitas perangkat daerah dalam mengintegrasikan perspektif gender pada setiap tahapan pembangunan.

Dalam sambutannya, Rony Yakob mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut sebagai upaya memperkuat implementasi Pengarusutamaan Gender di Sulawesi Tenggara.

Menurutnya, PUG merupakan strategi pembangunan untuk memastikan perempuan dan laki-laki memperoleh kesempatan, akses, partisipasi, kontrol, serta manfaat yang setara dalam setiap proses pembangunan.

Ia menegaskan bahwa perspektif gender harus terintegrasi dalam seluruh tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga evaluasi. Berbagai tantangan pembangunan, seperti kemiskinan, stunting, kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta kesenjangan akses layanan publik, menurutnya memerlukan keterlibatan seluruh perangkat daerah sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Rony berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas peserta dalam menyusun program yang responsif gender, termasuk penyusunan Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Budget Statement (GBS), sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.

Ia juga menegaskan bahwa implementasi PUG yang berkualitas menjadi salah satu indikator penilaian Anugerah Parahita Ekapraya (APE). Karena itu, seluruh perangkat daerah, termasuk Bappeda, BPKAD, Inspektorat, DP3AP2KB, serta
petugas/koordinator Pengarusutamaan Gender (PUG) di masing-masing perangkat daerah diharapkan terus memperkuat sinergi dalam penerapan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG). Sk

Dilarang Copy Berita dari Website ini