KENDARI, suarakendari.com – Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Bank Sultra menjadi momentum refleksi sekaligus penegasan arah baru dalam memperkuat peran sebagai pilar utama pembangunan ekonomi daerah.
Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka menegaskan, usia 58 tahun bukanlah fase akhir, melainkan awal babak baru untuk menatap masa depan yang lebih besar.
“Usia 58 tahun adalah momentum untuk melihat sejauh mana capaian pembangunan telah dan akan dilakukan. Kekuatan pemerintah dalam menjalankan pembangunan sangat ditopang sektor keuangan, dan di sinilah peran strategis Bank Sultra sebagai mitra utama pemerintah daerah,” ujar Andi Sumangerukka.
Menurut mantan Kabinda Sultra itu, pengelolaan anggaran yang efektif menjadi fondasi utama pembangunan. Di tengah situasi global yang tidak stabil akibat konflik dan gangguan pasokan energi dunia, potensi kenaikan harga serta inflasi menjadi tantangan nyata. Dalam kondisi tersebut, perbankan daerah dinilai memiliki peran penting sebagai penyangga stabilitas ekonomi.
Gubernur juga menyoroti momentum krusial seperti penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR), di mana stabilitas sistem keuangan sangat menentukan kelancaran distribusi ekonomi masyarakat. Ia mengajak seluruh jajaran Bank Sultra menjaga kekompakan, meningkatkan kinerja, serta memperkuat dukungan terhadap pelaku UMKM sebagai fondasi ekonomi kerakyatan.
“Saya meyakini di usia yang semakin matang ini, Bank Sultra memiliki kapasitas menggerakkan ekonomi hingga ke tingkat desa, menjangkau masyarakat secara lebih inklusif,” katanya.
Beriringan dengan bulan suci Ramadan, Gubernur menyampaikan ucapan selamat ulang tahun seraya berharap komitmen sinergi berkelanjutan antara bank, pemerintah daerah, dan masyarakat terus diperkuat.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengatakan HUT ke-58 merupakan perayaan atas ketangguhan dan transformasi institusi yang tumbuh bersama masyarakat Sulawesi Tenggara.
“Lima puluh delapan tahun adalah perjalanan panjang, dari sebuah harapan kecil hingga menjadi salah satu pilar penggerak ekonomi daerah,” ujarnya.
Dari sisi kinerja, sepanjang 2025 Bank Sultra mencatat pertumbuhan positif dibanding tahun sebelumnya. Total aset meningkat menjadi Rp14,7 triliun per Desember 2025. Laba bersih melonjak signifikan menjadi Rp419 miliar atau tumbuh 121 persen dibandingkan periode sebelumnya, melampaui target yang ditetapkan.
Capaian tersebut berdampak langsung pada kontribusi dividen kepada pemegang saham. Manajemen menargetkan pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebelum Idul Fitri, sehingga penyaluran dividen dapat direalisasikan pada Maret sebelum Hari Raya guna memberikan manfaat nyata bagi pemerintah daerah dan masyarakat.
Mengusung tagline “Melesat”, Bank Sultra telah merumuskan Rencana Strategis 2026 dengan target laba Rp545 miliar. Fokus tidak hanya pada profitabilitas, tetapi juga transformasi digital menyeluruh untuk meningkatkan kualitas layanan.
Tiga strategi utama menjadi landasan arah kebijakan tersebut, yakni Transformation of Governance melalui penguatan tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel berbasis manajemen risiko; Strengthening Local Government Ecosystem dengan memperkuat sinergi layanan keuangan bersama pemerintah daerah; serta Strengthening Sense of Business with Our Territory melalui inovasi produk dan optimalisasi potensi daerah.
Untuk mendukung langkah tersebut, pada 2026 Bank Sultra melakukan reorganisasi struktur, khususnya di divisi kredit dengan pemisahan unit wholesale dan retail guna memperkuat penetrasi pasar. Seluruh proses dijalankan dengan prinsip kehati-hatian melalui penerapan konsep three lines of defense agar pengelolaan dana tetap aman dan terjaga.
Menutup pernyataannya, Andri mengajak seluruh insan Bank Sultra menjadikan HUT ke-58 sebagai titik tolak bekerja lebih profesional dan berorientasi pada pelayanan.
“Sejalan dengan tema ‘Sinergi Berkelanjutan’, semoga Bank Sultra terus tumbuh, melayani, dan memberi manfaat bagi masyarakat serta pembangunan Sultra,” pungkasnya. Ys











