HeadlineHukum

Pria di Kendari Tikam Sepupu Hingga Tewas di Tempat Hiburan

×

Pria di Kendari Tikam Sepupu Hingga Tewas di Tempat Hiburan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260203 WA0001

KENDARI, suarakendari.com— Seorang pria berinsial EK ditangkap polisi usai menikam sepupunya sendiri, yang bernama Sumalia, hingga meninggal dunia di sebuah tempat hiburan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin malam (2/2/2026).

Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 20.45 Wita, di Zoom KTV Cafe Billiard, Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli.

Korban sempat mendapat perawatan medis, namun nyawanya tidak tertolong.

Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau mengatakan, pelaku dan korban sebelumnya memiliki hubungan kerja sekaligus hubungan keluarga.

“Pelaku dan korban merupakan sepupu. Sebelumnya keduanya pernah bekerja sebagai petugas keamanan di tempat hiburan tersebut,” kata AKP Welliwanto.

Dari hasil interogasi awal, pelaku mengaku tersinggung akibat persoalan lama terkait pekerjaan. Pada hari kejadian, pelaku yang dalam kondisi dipengaruhi minuman keras mendatangi lokasi untuk bermain biliar. Ia kemudian terlibat adu mulut dengan korban di luar gedung.

“Pelaku lalu pulang ke rumahnya di Kelurahan Tobimeita, Kecamatan Nambo, untuk mengambil senjata tajam jenis badik. Setelah itu, ia kembali ke lokasi dan langsung menikam korban satu kali di bagian dada kanan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Kendari.

Korban sempat berusaha melawan dan melarikan diri ke dalam gedung, namun mengalami luka serius. Ia dilarikan ke Puskesmas Abeli sebelum dirujuk ke RS Bahteramas. Meski sempat mendapat penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan awal dokter RS Bahteramas, korban mengalami luka tusuk di dada kanan yang menembus rongga dada, serta luka pada ibu jari kiri.

Usai kejadian, pelaku pulang ke rumah dan diantar keluarganya menyerahkan diri ke Polsek Abeli bersama barang bukti badik yang digunakan. Pelaku kemudian diserahkan ke Polresta Kendari untuk proses hukum lebih lanjut.

“Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan lanjutan dan mendalami motif kejadian,” pungkas AKP Welliwanto Malau. Ys

Dilarang Copy Berita dari Website ini