BAUBAU, suarakendari.com-Di tengah hiruk pikuk aspirasi masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau menunjukkan ketegasannya dalam menegakkan peraturan demi kemaslahatan bersama.
Wakil Wali Kota Baubau, Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc., dalam upacara Hari Kesadaran Nasional di halaman Kantor Wali Kota Baubau Palagimata, kembali menegaskan komitmen Pemkot untuk menertibkan acara joget yang tidak sesuai dengan Surat Edaran (SE) Wali Kota.
Ketegasan ini muncul meskipun Pemkot Baubau baru saja melewati hari-hari penuh ujian akibat kebijakan tersebut.
Wa Ode Hamsinah Bolu menekankan bahwa setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN di lingkungan Pemkot Baubau memiliki kewajiban untuk melayani dan mendengarkan aspirasi masyarakat. Namun, ia mengingatkan bahwa tidak semua aspirasi dapat serta merta direalisasikan.
“Kita tidak boleh kalah, mari bapak, ibu kita sama-sama, kita tegakkan peraturan-peraturan untuk melindungi masyarakat dan daerah kita,” ujarnya penuh semangat.
Ia mengajak seluruh jajaran untuk bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing demi menyeleksi aspirasi yang relevan dan selaras dengan kepentingan kota.
Proaktif di Era Digital: Manfaatkan Media Sosial untuk Sosialisasi
Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota juga menyoroti pentingnya peran media sosial sebagai corong informasi kebijakan Pemkot. Ia menyayangkan kurangnya partisipasi ASN dalam menyebarluaskan program dan kebijakan Pemkot melalui platform digital.
“Mestinya, ASN mempunyai kewajiban untuk menyebarluaskan semua kebijakan Pemkot Baubau kepada masyarakat terutama melalui media sosial agar diketahui secara luas,” ungkapnya.
Dorongan ini diharapkan dapat meningkatkan jangkauan informasi dan pemahaman masyarakat terhadap langkah-langkah yang diambil oleh Pemkot.
Tingkatkan Profesionalisme dan Kolaborasi
Memperingati Hari Kesadaran Nasional, Wa Ode Hamsinah Bolu juga mengingatkan seluruh ASN akan tanggung jawab mereka, terutama terkait amanah yang diemban. Peningkatan profesionalisme menjadi keniscayaan, diiringi dengan semangat belajar yang tak pernah padam, peningkatan kapasitas diri, dan penguatan kerja sama.
Ia melihat adanya sinergi yang baik, namun berharap dapat lebih ditingkatkan, khususnya di tingkat camat dan lurah. Para pemimpin teritorial ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam mendukung kebijakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan mengamankan pelaksanaannya di wilayah masing-masing.
Kebanggaan Akan Batalyon Raja Wakaaka
Di penghujung sambutannya, Wakil Wali Kota Baubau turut menyampaikan rasa bangganya atas kedatangan Batalyon baru di Baubau. Pemberian nama Batalyon 823/Raja Wakaaka, yang berasal dari kearifan lokal Baubau, menjadi simbol nasionalisme yang kuat.
Wa Ode Hamsinah Bolu berharap kolaborasi yang telah terjalin di tingkat pimpinan dapat terus berlanjut, dan kehadiran Batalyon ini dapat berkontribusi positif dalam membangun karakter generasi muda Kota Baubau.
Sk











