BAUBAU, suarakendari.com – Wajah Pasar Tradisional Wameo di Kota Baubau kini tak lagi sama. Berkat tangan dingin Kepala Pasar Wameo, La Ode Mastifi, SP, atau akrab disapa Albert, pasar ini bertransformasi menjadi lebih bersih dan nyaman, siap menyambut pembeli dengan suasana yang lebih modern namun tetap mempertahankan esensi pasar tradisional.
Berbagai perbaikan infrastruktur telah dilakukan di bawah kepemimpinan Albert. Los pedagang direvitalisasi, drainase diperbaiki, dan area parkir ditata ulang. Tak hanya itu, pengelolaan kebersihan juga menjadi fokus utama.
Bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup, petugas kebersihan kini lebih sigap dan giat menjalankan tugasnya, memastikan kebersihan pasar selalu terjaga.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Baubau, H. La Ode Ali Hasan, SE, M.Si, dalam rilisnya Minggu (25/05/2025), mengungkapkan bahwa perubahan ini merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kenyamanan dan daya tarik pembeli.
“Kami ingin Pasar Tradisional Wameo menjadi tempat yang nyaman dan menarik bagi pembeli,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa inovasi pengelolaan dan peningkatan kebersihan ini bertujuan untuk memperkuat eksistensi Pasar Wameo di tengah gempuran pasar modern.
Harapan besar disematkan pada perubahan ini. H. La Ode Ali Hasan berharap Pasar Wameo akan semakin diminati dan terus menjadi pusat perekonomian yang kuat bagi daerah. Antusiasme juga datang dari para pedagang yang merasakan dampak positifnya.
“Sekarang pasar Wameo jadi lebih bersih dan nyaman. Pembeli juga semakin banyak,” ujar salah seorang pedagang. Para pedagang pun optimis bahwa kondisi ini akan terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang.
Langkah-langkah yang diambil oleh Pemerintah Kota Baubau dan pengelola Pasar Wameo ini menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga keberadaan pasar tradisional.
Dengan revitalisasi dan inovasi yang berkelanjutan, Pasar Tradisional Wameo diharapkan akan terus memberikan kontribusi positif yang signifikan bagi perekonomian daerah, sekaligus membuktikan bahwa pasar tradisional mampu berbenah dan bersaing di era modern. Sk











