Kilas Dunia

Konflik Iran-Israel Memasuki Hari Keempat, Korban Terus Berjatuhan

×

Konflik Iran-Israel Memasuki Hari Keempat, Korban Terus Berjatuhan

Sebarkan artikel ini
Konflik Iran-Israel Memasuki Hari Keempat, Korban Terus Berjatuhan

Tehran, 17 Juni 2025 – Konflik antara Iran dan Israel memasuki hari keempat dengan intensitas serangan yang terus meningkat di kedua belah pihak. Pertukaran serangan roket dan rudal telah menewaskan sedikitnya 24 orang di Israel dan 8 orang lagi tewas dalam serangan terbaru Iran pada Senin pagi.

Serangan Terbaru Menargetkan Infrastruktur Strategis

Serangan Israel menghantam depot minyak Shahran di Tehran pada Minggu, 16 Juni 2025, sementara kantor pusat televisi negara Iran juga menjadi sasaran serangan Israel, menewaskan editor berita Nima Rajabpour dan staf administrasi Masoumeh Azimi.

Di sisi lain, rudal Iran berhasil menghantam kilang minyak di Haifa, Israel utara, menyebabkan kebakaran besar dan gangguan pasokan energi di wilayah tersebut.

Dampak pada Fasilitas Nuklir

Kepala badan pengawas nuklir PBB mengindikasikan adanya kerusakan ekstensif pada fasilitas pengayaan uranium terbesar Iran, menimbulkan kekhawatiran internasional akan dampak jangka panjang terhadap program nuklir Iran.

Respons Internasional dan Diplomasi

Mantan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mendorong Amerika Serikat untuk memberikan bantuan lebih dalam konflik dengan Iran, menyatakan bahwa Presiden Donald Trump memiliki kesempatan untuk mengubah Timur Tengah.

Presiden Trump dilaporkan meninggalkan pertemuan G-7 lebih awal untuk menangani krisis Iran-Israel, menunjukkan keseriusan situasi yang berkembang.

Iran telah menyerukan kepada Amerika Serikat untuk memaksa Israel menghentikan perang udara yang sedang berlangsung, namun upaya diplomatik belum menunjukkan hasil yang signifikan.

Evakuasi Massal di Tehran

Israel telah memperingatkan 300.000 warga Tehran untuk melakukan evakuasi, mengindikasikan kemungkinan intensifikasi serangan terhadap ibu kota Iran.

Situasi Terkini

Konflik yang dimulai dengan “Operasi Rising Lion” Israel pada akhir pekan lalu terus meluas dengan kedua negara saling membalas serangan. Komunitas internasional terus berupaya mendorong dialog diplomatik, namun situasi di lapangan menunjukkan eskalasi yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Perkembangan situasi ini terus dipantau oleh berbagai pihak internasional mengingat potensi dampaknya terhadap stabilitas regional Timur Tengah.

Dilarang Copy Berita dari Website ini