Environment

KLHK: Kita Semua Harus Menjadi Bagian dari Solusi Perubahan Iklim

×

KLHK: Kita Semua Harus Menjadi Bagian dari Solusi Perubahan Iklim

Sebarkan artikel ini
IMG 20230119 WA0048

IMG 20230119 WA0048

Jakarta, suarakendari.com-Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) KLHK Agus Justianto mewakili Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam Kongres Nasional Jurnalis Lingkungan  Indonesia yang berlangsung di Depok,  (19-22/1/2023), menyampaikan beberapa perspektif dalam agenda iklim, bahwa, para pihak sekarang tidak hanya mengejar ambisi, tetapi juga implementasi, termasuk bentuk dukungan untuk negara-negara berkembang.

“Kita semua harus menjadi bagian dari solusi. Bersama-sama, kita harus mencegah kenaikan suhu global agar tidak melebihi 1,5 derajat Celcius. Setiap negara harus berkontribusi sesuai dengan kapasitas masing-masing, dengan semangat berbagi beban (burden sharing) bukan mengalihkan beban (burden shifting),” ungkapnya.

Dalam hal ini, Indonesia terus berupaya untuk memimpin dengan memberi contoh (lead by example). Beberapa waktu yang lalu, Indonesia telah menyampaikan Peningkatan Kontribusi yang Ditentukan Secara Nasional (Enhanced NDC), yang berisi peningkatan target penurunan emisi Indonesia. Hal itu sejalan dengan visi Indonesia untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 atau lebih cepat.

Peningkatan tersebut juga sejalan dengan kemajuan signifikan dari kebijakan KLHK, termasuk pencapaian FOLU Net Sink 2030 dan pengembangan ekonomi hijau. Komitmen FOLU Net Sink 2030 ini penting, nyata, dan konkrit, mencakup berbagai kegiatan, kebijakan, dan antisipasi berbagai persoalan, partisipasi semua pihak, di dalam semua agenda kehutanan seperti karhutla, deforestasi, gambut, konservasi, dan biodiversity.

“Untuk itu, pelibatan seluruh pihak menjadi signifikan di dalam optimalisasi aksi mitigasi FOLU Net Sink 2030 ini. Inilah saatnya bagi kita semua untuk melakukan aksi nyata dalam pengendalian perubahan iklim, anda semua bisa menjadi bagian dan pembuat sejarah dalam gerakan ini,” kata Agus. Sk