Peristiwa

Arus Balik Lebaran Idul Fitri Terpantau Padat di Kawasan Sampara Raya Menuju Kendari

×

Arus Balik Lebaran Idul Fitri Terpantau Padat di Kawasan Sampara Raya Menuju Kendari

Sebarkan artikel ini
20250405 185001

KONAWE, suarakendari.com – Suasana arus balik Lebaran Idul Fitri mulai terasa signifikan di kawasan Sampara Raya, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Pantauan pada Sabtu (5/3/2025) sore menunjukkan peningkatan volume kendaraan yang cukup padat, terutama yang bergerak dari arah Kolaka, Konawe, Konawe Utara, dan wilayah sekitarnya menuju Kota Kendari.

Kepadatan kendaraan ini didominasi oleh mobil pribadi dan sepeda motor yang membawa pemudik kembali ke ibu kota provinsi setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halaman. Terlihat antrean kendaraan yang melambat di beberapa titik, terutama di persimpangan jalan dan area pasar tradisional yang ramai di sepanjang jalur Sampara Raya.

“Dari pagi tadi memang sudah mulai ramai. Kebanyakan plat DT (Kendari) yang melintas,” ujar Sarli seorang warga yang berdomisili di sekitar Sampara Raya. “Mungkin mereka yang kemarin mudik ke Kolaka atau Konawe Utara sekarang sudah mulai balik.”

Pihak kepolisian setempat juga terlihat aktif mengatur lalu lintas di beberapa titik rawan kemacetan di antaranya di pertigaan Desa Pohara, Kecamatan Sampara.

Para pemudik diimbau untuk tetap berhati-hati dan bersabar selama perjalanan. Mengingat volume kendaraan yang tinggi, penting untuk menjaga jarak aman antar kendaraan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan beristirahat jika merasa lelah.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik untuk selalu mengutamakan keselamatan,” kata Petugas Kepolisian. “Pastikan kendaraan dalam kondisi baik dan pengemudi dalam keadaan fit. Jika merasa lelah, segera beristirahat di tempat yang aman.”

Diprediksi, puncak arus balik di kawasan Sampara Raya dan jalur-jalur utama menuju Kendari akan terus terjadi hingga beberapa hari ke depan. Para pemudik disarankan untuk memantau informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas dan mempertimbangkan waktu keberangkatan yang tepat untuk menghindari kepadatan yang berlebihan.

Pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan terus memantau situasi arus balik ini dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan para pemudik kembali ke tempat tujuan masing-masing.
SK