KENDARI, suarakendari.com-
PT Pelni (Persero) telah menyiapkan sebanyak 781.723 tiket untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada musim mudik Lebaran 2025 secara nasional. Khusus untuk wilayah Kendari, penjualan tiket telah dibuka sejak H-30 keberangkatan, dan hingga 16 Maret 2025, Pelni Kendari telah menjual sekitar 2.500 tiket.
“Kami telah membuka penjualan tiket sejak H-30 keberangkatan. Tiket dapat dibeli melalui berbagai kanal resmi, seperti loket Pelni, aplikasi Pelni Mobile, dan agen travel resmi. Termasuk mobile banking seperti BCA, Livin by Mandiri, dan BRI,” jelas Anita Lestari, perwakilan Pelni Kendari dikutip Kantor Berita Antara.
Anita Lestari mengimbau masyarakat untuk tidak membeli tiket melalui platform media sosial seperti Facebook karena rawan penipuan. “Pernah ada kejadian, beli di Facebook ternyata palsu,” tegasnya.
Untuk melayani pemudik, Pelni Kendari menyiapkan tiga kapal dengan kapasitas masing-masing 500, 1.000, dan 1.500 penumpang. Selain itu, Pelni juga akan menerapkan kebijakan penambahan kuota non-seat sekitar 25 persen dari kapasitas normal, dengan tetap memperhatikan ketersediaan alat keselamatan di atas kapal.
Penumpang non-seat akan mendapatkan fasilitas berupa matras sebagai tempat tidur, makan tiga kali sehari, serta akses ke fasilitas kapal lainnya. Pelni juga menghadirkan fasilitas baru seperti poliklinik, sea WiFi berbayar, toko dan restoran dengan konsep modern, televisi berbayar, hingga pembaruan pada fasilitas bioskop.
“Dengan kesiapan armada dan sistem layanan yang sudah disiapkan, kami optimis dapat melayani para pemudik dengan lebih baik tahun ini,” tambah Anita Lestari.
Untuk mengantisipasi antrean saat keberangkatan, Pelni menyediakan layanan boarding online melalui aplikasi Pelni Mobile. Nantinya, di atas kapal boarding pass akan dipindai untuk pengambilan makan.
Rute dan Harga:
* KM Jetliner:
* Kendari-Raha: Rp70.000
* Raha-Kendari: Rp70.000
* Kendari-Wanci: Rp90.000
* Wanci-Kendari: Rp90.000
* KM Tilongkabila: Kendari-Luwuk-Gorontalo-Bitung
* KM Sabuk Nusantara: Kendari-Raha-Baubau-Makassar-Labuan Bajo-Bima-Borneo.