
KONAWE SELATAN, suarakendari.com-
Bencana angin puting beliung menerjang dua desa di Kecamatan Kolono, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, pada Selasa malam (25/3/2025). Akibatnya, lima rumah di Desa Silea dan Desa Sawa mengalami kerusakan parah. Seorang warga Desa Sawa dilaporkan mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan dahan pohon.
“Tiba-tiba pohon tumbang menimpa rumah dan korban ikut terkena dahan,” ungkap Aswan Yasin, Camat Kolono.
Menurut keterangan warga, angin puting beliung disertai hujan deras datang secara tiba-tiba. Angin kencang tersebut menerbangkan atap rumah warga dan menumbangkan pohon besar.
“Suara gemuruh angin bercampur hujan deras tiba-tiba datang. Tidak lama kemudian, angin kencang menerbangkan atap rumah warga dan menumbangkan pohon-pohon besar,” ujar salah seorang warga Desa Silea yang rumahnya rusak parah.
Camat Kolono, Aswan Yasin, bersama aparat desa segera turun tangan meninjau lokasi bencana pada Rabu pagi (26/3/2025). Mereka melihat langsung kerusakan yang ditimbulkan angin puting beliung dan mulai melakukan pendataan rumah-rumah yang rusak.
“Kami prihatin dengan musibah ini. Kami akan segera mendata seluruh kerusakan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak,” kata Aswan Yasin di lokasi kejadian.
Menurut data sementara, lima rumah mengalami kerusakan, mulai dari kerusakan ringan hingga berat. Beberapa rumah bahkan rata dengan tanah akibat tertimpa pohon besar. Selain rumah warga, beberapa fasilitas umum seperti kantor camat kolono juga dilaporkan mengalami kerusakan.
Warga yang rumahnya rusak terpaksa mengungsi ke rumah kerabat atau tetangga yang lebih aman. Mereka berharap pemerintah segera memberikan bantuan agar mereka bisa membangun kembali rumah mereka.
“Kami sangat membutuhkan bantuan, terutama bahan bangunan untuk memperbaiki rumah kami. Kami juga membutuhkan bantuan makanan dan pakaian,” ujar seorang ibu yang rumahnya rusak parah.
Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan untik sementara terus mendata rumah rusak akibat bencana ini dan segera memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. Mereka juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama saat musim hujan seperti sekarang ini. SK